Rabu, 27 Juli 2022

BISNIS ONLINE KELAS 12. BAB 4

 

BAB 4

 

  MERANCANG WEBSITE   E-COMERCE

       

 


Kompetensi Dasar :

3.13 Mengevaluasi/  website e-Commerce

4.13 Membuat website  e-Commerce

 

 

MATERI

 

E-COMMERCE

 

 

 

A.    Pengertian E-Commerce

 Pengertian E-Commerce adalah aktivitas penyebaran, penjualan, pembelian, pemasaran produk (barang dan jasa), dengan memanfaatkan jaringan telekomunikasi seperti internet dan jaringan komputer.

 

Arti E-commerce (Electronic Commerce) dapat juga didefinisikan sebagai aktivitas penggunaan teknologi informasi dan komunikasi pengolahan digital dalam melakukan transaksi bisnis untuk menciptakan, mengubah, dan mendefenisikan kembali hubungan antara penjual dan pembeli.

 

Secara sederhana pengertian E-commerce dapat diartikan sebagai aktivitas transaksi jual-beli barang, servis atau transmisi dana atau data dengan menggunakan elektronik yang terhubung dengan internet. Transaksi e-commerce ini bukan lagi hal baru di tanah air, bahkan perkembangannya terbilang sangat pesat.

 

Pengertian E-Commerce Menurut Para Ahli

Beberapa ahli pernah menjelaskan tentang definisi e-commerce dan dampaknya bagi masyarakat, diantaranya adalah:

1. Loudon (1998)

Menurut Loudon pengertian E-Commerce adalah suatu proses transaksi yang dilakukan oleh pembeli dan penjual dalam membeli dan menjual berbagai produk secara elektronik dari perusahaan ke perusahaan lain dengan menggunakan komputer sebagai perantara transaksi bisnis yang dilakukan.

2. Kalakota dan Whinston (1997)

Menurut Kalakota dan Whinston pengertian E-commerce adalah aktivitas belanja online dengan menggunakan jaringan internet serta cara transaksinya melalui transfer uang secara digital.

 

Keduanya meninjau pengertian E-Commerce dari empat perspektif, yaitu:

 

a.    Perspektif Komunikasi; Pengertian E-Commerce adalah sebuah proses pengiriman barang, layanan, informasi, atau pembayaran melalui jaringan komputer ataupun peralatan elektronik lainnya.

b.    Perspektif Proses Bisnis; Defenisi E-Commerce adalah aplikasi dari sebuah teknologi menuju otomatisasi dari transaksi bisnis dan aliran kerja.

c.    Perspektif Layanan; E-Commerce adalah alat yang dapat memenuhi keinginan perusahaan, manajemen, dan konsumen untuk mengurangi biaya layanan (service cost) ketika meningkatkan kualitas barang dan meningkatkan kecepatan layanan pengiriman.

d.   Perspektif Online; E-Commerce menyediakan kemudahan untuk menjual dan membeli produk serta informasi melalui layanan internet maupun sarana online yang lainnya

3. Jony Wong

Menurut Jony Wong Pengertian E-Commerce (Perdagangan Elektronik) adalah pembelian, penjualan, dan pemasaran barang serta jasa melalui sistem elektronik.

4. Vermaat

Menurut Vermaat pengertian E-Commerce adalah transaksi bisnis yang terjadi dalam jaringan elektronik seperti internet. Dengan kata lain, siapapun yang memiliki jaringan internet dapat berpartisipasi dalam kegiatan E-Commerce

 

B.     Sejarah E-Commerce

Awal kemunculan e-commerce dimulai dari tahun 1960 an saat bisnis menggunakan EDI  (Electronic Data Interchange) populer. Kemudian tahun 1979, American Standars Institute mengembangkan ASC X12.

 

ASC X12 kerap digunakan untuk saling share dokumen menggunakan perangkat elektronik dan terus berkembang di tahun 1980 an dan 1990 an sampai lahirnya salah satu perusahaan terbesar, eBay dan Amazon yang membuat revolusi dunia e-commerce.

 

Sekarang konsumen bisa membeli produk apapun dengan jumlah tak terbatas secara online.

 

C.    Jenis-Jenis E-commerce

Ada beberapa jenis transaksi di dalam e-commerce ini, antara lain bisnis ke bisnis, bisnis ke konsumen, konsumen ke konsumen atau konsumen ke bisnis. Karena itu, istilah e-commerce dan e-business selalu dikaitkan.

1.      E-Commerce Business to Business (B2B)

Transaksi e-commerce ini dilakukan oleh dua belah pihak yang sama-sama memiliki kepentingan bisnis. Dua belah pihak ini saling mengerti dan mengetahui bisnis yang dijalankan.

Umumnya bisnis tersebut dilaksanakan secara berkesinambungan, atau secara sederhana berlangganan. Contoh sederhana dari B2B ini yaitu produsen dan suplier yang saling bertransaksi secara online baik untuk konsultasi kebutuhan barang, hingga proses pembayarannya.

2.      E-commerce Business to Consumer (B2C)

Business to consumer dilakukan oleh pelaku bisnis dan konsumen. Transaksi e-commerce ini terjadi layaknya jual-beli biasa. Konsumen mendapatkan penawaran produk dan melakukan pembelian secara online.

3.       E-commerce C2C (Konsumen Ke Konsumen)

Untuk C2C, traksaksi dilakukan oleh konsumen ke konsumen. Kalau Anda sering menggunakan Tokopedia, Bukalapak, OLXdan sejenisnya, maka inilah yang dinamakan B2C e-commerce.

Transaksi jual beli di lakukan secara online melalui marketplace. Jadi C2C disini menjadi perantara antara penjual dan pembeli.

4.      Consumen to Busines (C2B)

C2B adalah kebalikan B2C yang mana konsumen terakhir bertindak sebagai penjual dan perusahaan bertindak sebagai pembeli.

5.      Media atau Aplikasi E-commerce

Seperti yang dijelaskan dalam pengertian e-commerce diatas, transaksi bisnis ini bergantung pada sejumlah aplikasi dan media online (baca: pengertian media online) lainnya, misalnya katalog, email, shopping carts, eb service, EDI dan file transfer protocol. Hal ini tentunya melibatkan kegiatan B2B (business to business).

 

 

D.     E-Commerce di Indonesia

Sebenarnya bisnis e-commerce di Indonesia sudah berlangsung sejak lama. Beberapa contoh e-commerce di Indonesia antara lain:

 

1.    Jual Beli Online di Marketplace

Transaksi jual-beli online di Marketplace lokal sudah sangat marak saat ini. Beberapa marketplace terkenal di Indonesia seperti; Bukalapak.com, Tokopedia.com, Blibli.com, Kaskus.co.id, Traveloka, dan lain sebagainya.

2.      Internet Banking dan SMS Banking

Transaksi pembayaran melalui internet dan jaringan telekomunikasi juga merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kegiatan e-commerce.

3.      TV Kabel dan Internet Provider

Berlangganan TV Kabel dan internet juga merupakan salah satu bentuk e-commerce yang sudah cukup lama berlangsung di Indonesia. Beberapa perusahaan yang ada di bisnis TV kabel dan internet provider diantaranya; Indovision, Big TV, Indihome, MyRepublic, dan Firstmedia.

 

E.     Komponen E-Commerce

Pada praktiknya, di dalam e-commerce terdapat beberapa komponen standar yang mendukung proses operasionalnya, diantaranya adalah:

1.    Produk

E-commerce mendukung penjualan berbagai jenis produk, mulai dari produk fisik hingga produk digital

Produk digital: ebook (baca: pengertian ebook), membership, software, musik, dan lain-lain

Produk fisik: buku, pakaian, gadget, makanan, dan lain-lain

2.      Tempat Menjual Produk

Kegiatan e-commerce dilakukan di internet, maka dibutuhkan domain dan hosting untuk membuat website sebagai media pemasaran (baca: pengertian pemasaran)

3.      Cara Menerima Pesanan

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meneriman pesanan. Diantaranya adalah dengan memanfaatkan email, telepon, SMS, Chatting (baca pengertian chatting), dan lain-lain.

4.      Metode Pembayaran

Beberapa metode pembayaran e-commerce pada umumnya menggunakan transfer via ATM, kartu kredit, COD, e-payment (baca: pengertian e-payment).

5.       Metode Pengiriman

Cara pengiriman barang e-commerce di Indonesia biasanya menggunakan jasa pengiriman barang (JNE, TIKI, Pos Indonesia, dan lain-lain). Namun, ada juga yang menggunakan jasa antar dari Ojek Online.

6.      Customer Service

Layanan pelanggan merupakan komponen yang sangat penting dalam operasional e-commerce. Aktivitas ini umumnya dilakukan melalui email, formulir online, FAQ, telepon, chatting, dan social media.

 

F.     Manfaat E-Commerce Bagi Bisnis dan Konsumen

Dari sudut pandang bisnis, E-Commerce memberikan banyak sekali manfaat bagi para pengusaha. Beberapa manfaat e-commerce dalam dunia bisnis diantaranya:

1.      Manfaat E-Commerce Bagi Pelaku Bisnis

a.  Kemudahan dalam aktivitas jual beli

b. Memangkas biaya pemasaran

c.  Kemudahan dalam berkomunikasi dengan konsumen dan produsen

d. Dapat menjangkau target market yang lebih luas

e.  Penyebaran informasi lebih mudah dan cepat

f.  Proses pembayaran menjadi lebih mudah dan cepat

2.      Manfaat E-Commerce Bagi Konsumen

a.       Konsumen dapat berbelanja dengan lebih mudah selama 24 jam sehari sepanjang tahun

b.       Konsumen dapat melihat berbagai pilihan produk yang dianggap terbaik dengan harga yang paling sesuai

c.        Konsumen dapat membeli produk dan jasa dengan biaya yang lebih mudah setelah melakukan perbandingan dengan berbagai e-commerce.

 

G.    Dampak Positif dan Negatif E-commerce

E-commerce memberikan keuntungan tersendiri bagi mereka yang memanfaatkannya. Namun, di sisi lain ternyata e-commerce juga punya dampak negatif.

1.      Dampak Positif E-commerce

a.       Munculnya aliran penghasilan baru yang mungkin lebih menjanjikan yang tidak ada pada sistem jual-beli dengan cara tradisional

b.      E-commerce memberikan peluang untuk meningkatkan market exposure

c.       Berpotensi untuk memperluas jangkauan secara global (global reach)

d.      Kesempatan untuk mengurangi biaya operasional (operating cost)

e.       Kemudahan dalam membangun dan meningkatkan customer loyality

f.       Meningkatkan mata rantai pendapatan (value chain)

g.      Membantu mempersingkat waktu produksi

h.      Dapat meningkatkan supplier management

2.      Dampak Negatif E-commerce

b.      Potensi terjadinya penipuan dimana seseorang kehilangan dari segi finansial karena kecurangan pihak lain.

c.       Kemungkinan terjadinya pencurian data dan informasi rahasia dan berharga yang dapat mengakibatkan kerugian besar kepada korban

d.      Potensi terjadinya kehilangan kesempatan bisnis atau kerugian pelanggan yang diakibatkan oleh gangguan sistem, misalnya human error dan gangguan listrik tiba-tiba.

e.       Kemungkinan terjadinya akses yang dilakukan orang lain tanpa autorisasi, misalnya hacker yang membobol sistem perbankan.

f.       Kampanye negatif via internet yang dilakukan kompetitor yang dapat berakibat buruk bagi sebuah bisnis

g.      Potensi kerugian yang bisa terjadi akibat kesalahan manusia baik itu sengaja atau tidak sengaja, dan juga kerusakan sistem elektronik

 

H. E-Commerce di Indonesia Semakin Menjanjikan

Diakui atau tidak, perkembangan e-commerce sekarang sudah jauh melampau ekspektasi dan membentuk selera konsumen dalam berbelanja. kecepatan akses, stok yang lebih banyak pilihan, hemat waktu dan uang menjadikan hal ini kebutuhan utama.

Hanya saja ada sedikit gangguan dengan minimnya customer service yang tidak bisa bersentuhan langsung dengan produk real (untuk produk tertentu). Juga, kekurangan e-commerce akan selalu terkendala dengan jangka waktu pengiriman barang.

Saat ini, E-commerce adalah bidang yang paling empuk untuk digeluti. Perubahan konsumen dalam negeri sudah semakin mengeliat dilihat dari kegemaran belanja online dan juga lahirnya startup di berbagai bidang.

 

Latihan Soal

1.      Jelaskan apa perbedaan antara iklan online melalui medsos dan e-comerce

2.      Jelaskan manfaat dari peerjualan secara online dengan menggunakan e-comerce

3.      Jelaskan kekurangan

 

 

 

 

 

BISNIS ONLINE KELAS 12, BAB 3

 

 

BAB 3

MEMBUAT IKLAN ONLINE BERBASIS KEY WORD

 

 

A.   Keyword

Keyword adalah kumpulan kata-kata yang digunakan untuk menemukan halaman pada website atau blog. Pemilihan keyword yang tepat akan menentukan posisi sebuah website atau blog pada pencarian di mesin pencarian seperti google atau bing. Sehingga keyword merupakan faktor yang penting dalam membuat website menjadi referensi pembaca di dunia maya atau tidak.

Ditinjau dari segi bahasa Keyword dapat diartikan sebagai kata kunci adalah kata atau konsep dengan arti khusus, khususnya setiap kata digunakan sebagai tombol untuk kode atau digunakan dalam buku pedoman untuk link ke kata lain atau informasi lainnya. Yah kalo dalam kehidupan sehari-hari Keyword ini dapat diibaratkan sebagai kunci untuk menuju suatu ruangan yang dalam dunia online biasanya merupakan isi artikel dari sebuah website atau blog.

Keyword itu penting dan berguna terutama untuk SEO. Dimana dengan kemampuan memilih kata kunci yang tepat setiap kali menulis artikel dapat memberikan efek yang dahsyat terutama mendatangkan traffik berlimpah dari mesin pencari. Karena itulah banyak istilah-istilah keyword yang sering kita dengar salah satunya “Riset Keyword”. Secara umumnya aktivitas ini di tujukan untuk mencari dan membidik kata kunci yang tepat, dengan harapan artikel yang di posting bisa berada pada peringkat terbaik yaitu halaman utama hasil pencarian.

B.   Jenis-Jenis Keyword

1.    Keyword Global

Keyword global adalah keyword yang menggunakan kata-kata yang umum digunakan dengan target yang luas dan belum spesifik. Keyword ini biasanya digunakan untuk toko online yang memberikan banyak layanakan kategori sehingga barang yang ditawarkannya sangat variatif dan banyak. Tujuan keyword global ini pun adalah menjaring pengunjung sebanyak mungkin dari berbagai kalangan yang ada.

2.    Keyword Targetted

Keyword Targeting adalah keyword yang dibuat secara spesifik pada apa yang menjadi tujuan dari sebuah pencarian. Keyword ini di buat untuk mendatangkan pengunjung yang potensial. Pengunjung yang datang benar-benar akan mencari jawaban sesuai keyword targeting yang dibuat oleh pemilik website, sehingga rata-rata bagi yang menggunakan keyword targeting akan langsung melakukan penjualan produk dan jasa. Contoh Keyword Targeting diantaranya adalah “jual mobil baru”, Jual Buku tua”, “jual novel cinta”, “kursus masakan eropa”, “kursus marketing online”, “jual empek-empek Palembang”, dll

          Keyword Targetted dibagi lagi menjadi 4 jenis diantaranya adalah :

a.     Information keywords, seperti “cuaca di bandung”. Keyword ini digunakan untuk orang-orang yang benar-benar mencari informasi ini. Rata-rata website seperti ini mendapatkan pendapatan websitenya dari iklan yang ditayangkan.

b.    Question Keywords, Keyword yang menggunakan pertanyaan sebagai dasar pencarian dalam website, Question Keyword dapat muncul pada pencarian mesin sebagai referensi pencarian di google dan bing. Contoh Question Keyword Seperti “bagaimana menurunkan berat badan ?”

c.     Review Keywords, Keyword seperti ini digunakan oleh orang-orang yang ingin mencari informasi sebuah produk sebelum memutuskan pembeli. Pembeli tentu akan mencari informasi sebuah produk yang dibeli, apalagi harga produk yang dijual lumayan mahal seperti Handphone, motor sampai mobil. Contoh dari Review keyword seperti “Iphone X”.

d.    Lead Keyword, lead keyword digunakan oleh pemilik sebuah website untuk menjual barang secara spesifik. Ketika seseorang sudah memutuskan untuk membeli orang tersebut akan segera mencari tempat membeli terbaik dengan berbagai macam latar belakang. Lead keyword sangat diperlukan bagi website yang memang tujuan utamanya adalah menjual. Contoh dari lead keyword seperti “Jual IPhone X” atau “Tempat kursus Bisnis online”.

 

BISNIS ONLINE KELAS 12, BAB 2

 

BAB 2

MENGANALISA PEMDISTRIBUSIAN IKLAN ONLINE

 

 

Kompetensi Dasar :

 

3.12 Menganalisa pendistribusian  iklan  online

4.12 Mendistribusikan iklan online

 

 

 

MATERI

 

PENDISTRIBUSIAN IKLAN ONLINE

 

 

 

 

Website menjadi komponen penting dalam mendistribusikan iklan online, dalam sebuah website terdapat alat untuk menempatkan iklan secara efektif. Mendistribusikan iklan online pada website secara efektif akan meningkatkan promosi bisnis anda. Selain itu, pendistribusian iklan online juga dapat dilakukan pada media sosial, search engine, forum, dan blog. Menurut internetworldstats.com, pengguna internet di seluruh dunia saat ini mencapai 3,631,124,813 orang. Jangkauan yang luas menjadikan internet sebagai media promosi efektif.

Potensi besar pengguna internet marketing di dunia menjadikan pendistribusian iklan online menjadi modal utama dalam membuat sebuah iklan dapat disaksikan dan mendapatkan respon dari pengguna internet. Beberapa perusahaan melakukan pendistribusian iklan online secara bersamaan agar sebuah iklan online dapat memenuhi tujuan pemasaran dan meningkatkan penjualan.

Selain itu, iklan online yang tidak didistribusikan dengan perencanaan yang baik akan menyebabkan sebuah perusahaan akan merugi lantaran biaya yang tidak terkontrol. Kedua aspek yaitu baik secara bersamaan dan mengontrol pengeluaran iklan online menjadi perpaduan yang sangat diperlukan. Sebagai contoh terdapat perusahaan yang membayar ratusan juta agar iklan nya dapat muncul pada pencarian pertama google (search engine) lalu seiring berjalannya waktu perusahaan melakukan langkah-langkah periklanan yang lebih efisien. Hingga mendapatkan formulasi periklanan online yang baik. Sehingga biaya yang dikeluarkan tidak membengkak seperti sebelumnya, hanya butuh pengeluaran yang tidak sampai puluhan juta namun efektifitas sama, dan keuntungan perusahaan tetap berlipat.

Model Pembayaran Iklan Online

Pembayaran iklan online merupakan salah satu cara agar pendistribusian iklan berjalan secara efektif. Iklan terdistribusi dengan baik membutuhkan metode pembayaran yang berbeda-beda antara satu iklan dengan iklan yang lain. Sebagai contoh ada iklan yang dibayar setelah terdapat pengunjung didalamnya (Pay Per Click) namun ada iklan yang hanya dibayar bila ada penjualan yang dihasilkan atau fee pembayaran dari setiap pembelian sebuah produk.

Karakteristik yang berbeda ini dipadukan dalam sebuah model pembayaran iklan online, Dibawah ini adalah model pembayaran iklan online :

Pay Per Impression

Pengiklan ini harus membayar setiap kali iklan tampil pada halaman web penyedia iklan. Cara yang paling umum untuk model ini adalah CPM (Cost Per Mill) atau biaya per seribu tayangan (cost per seribu). Berapa website memberlakukan iklan jenis ini dimana iklan hanya akan dibayar jika mencapai batas hitungan misalnya seribu klik atau per mill. Hal ini bertujuan untuk menarik para advertiser/pengiklan agar mau memasangkan iklan nya pada website publisher.

https://www.indiamart.com/proddetail/cost-per-impression-advertising-7148683348.html

CPM merupakan bentuk penyebaran yang menguntungkan penyedia iklan, biasanya website dengan triffic tinggi. Contoh : portal web seperti www.msn.com , website berita seperti republika.co.id atau detik.com masuk dalam kategori model pembayaran iklan menggunakan pay per impression.

Pay Per Click

Pengiklan membayar pemasang iklan setiap kali pengunjung mengklik pesan mereka (cost per click). Iklan PPC biasanya berkaitan dengan pemasaran pencarian berbayar, dimana bila sebuah publisher mendapatkan pengunjung baru setiap perpengunjung itulah yang menjadi tarif yang di tetapkan . bila kita mempunyai website yang baru dibuat tentu kita membutuhkan banyak penunjung, cara yang paling efektif agar pengunjung dapat datang sesuai dengan kategori yang telah kita tentukan adalah dengan menggunakan moder periklanan pay per click seperti pada google adsword. Periklanan menggunakan google adsword sendiri mentarifkan sebuah iklan berdasarkan berapa banyak pengunjung yang dihasilkan.

https://www.indiamart.com/proddetail/pay-per-click-service-19614863588.html

Pay Per Action

Pengiklan harus membayar untuk iklan mereka bila pengunjung telah melakukan tindakan yang diinginkan (cost per action) misalnya, pembelian atau pengiriman formulir(konsumen mengisi formulir). Metode pembayaran ini adalah cara terbaik untuk pengiklan karena mereka hanya membayar bila iklan telah memenuhi tujuannya. Setiap aksi yang dilakukan oleh konsumen seperti mengisi biodata, atau mengisi alamat email baru sebuah iklan akan dikenakan tarif, namun bila pengunjung hanya akan melihat-lihat saja tarif tidak akan dikenakan pada pengiklan.

Pay Per Sale

Model pembayaran ini memberikan komisi sesuai dengan jumlah produk atau layanan yang berhasil terjual melalui link ditampilkan affiliator. Metode affiliasi ini adalah dimana perusahaan membuka jalan seseorang untuk memberikan link agar menarik pembeli, setiap pembelian yang dilakukan akan mengarah pada kode referral (kode unik pengiklan ) dimana setiap pembelian yang terjadi, orang yang memiliki kode referral tersebut akan mendapatkan fee/ komisi dari penjualan yang dihasilkan. Bagi beberapa orang yang menggeluti dunia online marketing maka akan memanfaatkan model periklanan seperti ini, sebab orang yang mengikuti model periklanan ini tidak dibutuhkan modal yang besar seperti membayar biaya registrasi dan sebagainya, cukup memiliki akses internet untuk melakukan pemasaran. Contoh perusahaan yang menerapkan model periklanan ini adalah perusahaan e-commerce seperti amazon.com, lazada.co.id, dan alibaba.com

salah satu contoh affiliasi pada pay per sales . sumber : http://seekersmatch.com/news/item/512-affiliate-cookie-duration

Pay Per Lead

Model pembayaran ini memberikan komisi berdasarkan jumlah orang yang telah mengisi form (isian), survey, atau sign up untuk menjadi member pada website pemilik program affiliate. Pengenaan tarif pada iklan ini dikhususkan pada membership bagi setiap pendapatan iklan. Bila kita banyak berselancar pada sebuah website akan ada ajakan untuk mengikuti sebuah website bahkan mendaftar sebuah website, bila menemukan hal tersebut kita telah diarahkan untuk menjadi konsumen yang akan menjadi pendapatan bagi penyedia iklan. Cara ini juga dianggap menarik untuk para publisher atau orang yang menyebarkan sebuah iklan untuk mendapatkan penghasilan. Contoh dari model iklan online ini adalah http://www.shareasale.com/

mekanisme iklan pada pay per lead. Sumber : https://www.plexdubai.com/pay-per-lead/

 

Pay Per Download

Model pembayaran ini memberikan komisi berdasarkan orang yang mendownload file atau produk yang ditawarkan penyelenggara affiliate. Dalam menggambarkan model periklanan ini, mari kita jawab pertanyaan ini. Apakah anda pernah mendownload sebuah aplikasi atau software, apakah anda harus membayar ketika mendownload software tersebut? Lalu mengapa mereka memberikannya secara gratis?. Jawabannya tentu mereka memberikan software atau aplikasi tersebut tidak secara Cuma-Cuma, para pemberi software tersebut berharap mendapatkan mendapatkan uang dari setiap downloadan. Pendapatannya bisa didapatkan dari sebuah iklan yang muncul sebelum mendownload atau dari iklan pop up. Contooh dari website ini adalah www. scribd.com untuk dokumen dan www.linkshared.com untuk aplikasi dan sejenisnya. mekanisme pay per download.

 

 

Sumber : https://top1id.blogspot.com/2017/06/7-daftar-situs-paid-per-download.html

Pay Per Play

Model pembayaran ini memberikan komisi sesuai dengan jumlah orang yang memutar audio ataupun video yang ditampilkan oleh affiliator. Bila kita pernah membuka website kemudian ada sebuah video ataupun audio yang muncul, kemungkinan itu adalah model periklanan pay per play. Saat ini yang sering kita temui untuk iklan jenis ini adalah youtube.com dimana kita akan diarahkan menonton sebuah iklan sebelum menyaksikan sebuah video, bila kita membiarkan iklan itu tampil maka youtube secara otomatis mengenakan tarif.

BISNIS ONLINE KELAS 12, BAB 1

 

MERANCANG IKLAN ONLINE

 

Kompetensi Dasar :

 

3.11 Merancang iklan online

4.11 Membuat iklan online

 

MATERI

IKLAN ONLINE

A.    Pengertian Iklan Online

Iklan Online adalah Iklan yang dipromosikan melalui jaringan Internet, sedankan toko online adalah arana tempat berbelanja jual beli yang didalamnya berisi iklan yang menawarkan produk dan jasa. Situs website salah satu tempat yang dijadikan sebagai toko online.

     Selain itu pengentian Iklan online juga ;

  1. Iklan online atau Online Advertising adalah Info atau pesan yang disampaikan kepada khalayak umum dengan tujuan untuk mengenalkan, Mengajak, Membujuk agar khalayak umum atau Masyarakat ikut pada suatu ajakan tertentu yang terpasang dan bisa terlihat pada jaringan internet. Info atau pesan bisa berupa produk, Perusahaan atau gagasan.
  2. Iklan Online adalah upaya pemasaran online dengan menampilkan sebuah situs web pada hasil pencarian search engine dengan cara berbayar. Iklan online juga biasa digambarkan sebagai kegiatan memasang iklan untuk menawarkan produk atau jasa lewat dunia maya, yang tujuannya tidak lain adalah untuk meraih keuntungan dari kegiatan penjualan.

B.     Jenis-jenis Iklan Online

Dibawah ini merupakan jenis-jenis iklan online yang sering dijumpai ketika kita sedang berselancar di dunia maya :

1.      Direct Advertising

Di mana pemasang iklan dan pemilik media berhubungan langsung dan menandatangani kontrak untuk menampilkan iklan atau inisiatif promosi lainnya.

Kelebihan direct advertising ini proses promosinya cepat.

Kekurangannya yaitu jarang orang yang berkunjung untuk membeli produk online.

Dibawah ini merupakan salah satu contoh Direct Advertising dari website Oz Radio Bandung

 

 

 

Alasan : menurut saya gambar diatas termasuk direct adverising karena di dalam website http://www.ozradiobandung.com menyediakan space iklan bagi para calon yang berminat untuk memasang iklan di website tersebut yang diperkuat dengan tulisan “advertise here”, kemudian oz radio Bandung juga mempermudah bagi calon pengiklan dengan membuat tulisan “contact us” sehingga calon pemasang iklan dan pemilik media dapat berkontak langsung. Space iklan yang disediakan berada di bagian atas website dengan ukuran 670 X 100.

2.       Self-service Advertising

Pendekatan iklan baru di mana materi iklan, penempatan iklan, tampilan serta teks dikerjakan sendiri oleh pemasang iklan melalui metode proses yang dilakukan sendiri di Online.

Kelebihan Self-service Advertising yaitu pemasang iklan sesuai dengan apa yang di tampilkan di iklan dan barang tersebut merupakan barang dari prouknya sendiri

Kekurangan Self-service Advertising salah satunya yaitu banyak barang yang hampir menyerupai barang yang di pasarkan sehingga orang bisa melihat sebelah mata.

Berikut adalah salah satu contoh self-service advertising dari website http://www.smartfren.com

 

 

Alasan : mengapa saya mengatakan ini adalah self-service advertising karena si pengiklan bebas menentukan seberapa besar iklan dan tampilan iklan itu sendiri mulai dari tulisan, warna hingga posisi dan yang terpenting adalah semua itu dilakukan sendiri

3.      Ad Networks.

Sebuah jaringan (network) iklan yang menghubungkan dan memediasi antara pemasang iklan dengan pemilik situs web. Jaringan iklan seperti ini biasanya menargetkan kampanye-kampanye yang tidak mempunyai target audience khusus, tetapi mengincar sebesar mungkin orang yang melihat iklan dengan biaya sekecil mungkin
Kelebihannya yaitu biaya pemasangan iklan ini tergolong murah,
Kekurangannya yaitu tidak banyak orang mengenal dan jarang orang masuk kedalam situs tersebut.

Dibawah ini merupakan contoh dar Ad Networks yang di ambil dari website http://www.stafa.com:

 

 

LATIHAN  SOAL

1.      Iklan banner yang dijual kepada firma hukum pada tahun 1993 oleh global network navigator adalah yang pertama di klik. merupakan pendapat menurut....
a. Kamus besar bahasa indonesia
b. Wikipedia
c. Malhotra
d. Siswanto Sutoyo
e.Data dari redwing

 

2.      Ada 3 langkah dalam menciptakan permintaan konsumen, salah satunya menginformasikan. yang terdapat pada tujuan iklan online yaitu....
a. Menginformasikan konsumen tentang merk-merk baru
b. Membangun kesadaran merk
c. Menjangkau pelanggan baru dan menciptakan permintaan konsumen
d. Membujuk konsumen untuk mencoba produk dan jasa yang di iklankan
e. Membangun loyalitas konsumen

 

 

3.      Keuntungan iklan online diantaranya, kecuali....
a. Kecepatan koneksi
b. Tidak ada tanggal kadaluarsa
c. Kualitas paparan
d. Kebebasan
e. Biaya

 

4.      Iklan yang berupa teks link yang cara kerjanya adalah dengan menganalisa halaman website anda secara berkelanjutan disebut iklan....
a. Iklan daftar lokal.
b. Iklan konten.
c. Iklan direktori online.
d. Iklan kontekstual.
e. Iklan link.

 

5.       Iklan ini ditampilkan dihalaman web dengan target individu tertentu disebut iklan....
a. Iklan daftar lokal.
b. Iklan konten.
c. Iklan direktori online.
d. Iklan kontekstual.
e. Iklan link.

 

6.    1. Iklan link.
 2. klan kontekstual.
 3. Iklan konten.
 3.  contoh iklan diatas merupakan jenis iklan online yaitu....

a.       Iklan display.
b. Iklan banner.
c. Iklan rich media.
d. Iklan teks.
e. Iklan media sosial.

 

7.      Berikut ini yang termasuk penyedia iklan online gratis, kecuali....
      a. www.bandungspace.com

a.        www.bandung.olx.co.id

b.      www. berniaga.com

c.       www.GoArticles.com

d.      www.tokobagus.com

 

8.      Salah satu cara memperbaiki kinerja dan mekanisme pertukaran barang, jasa, informasi, dan pengetahuan dengan memanfaatkan teknologi berbasis jaringan peralatan digital. merupakan pengertian E-commerce menurut pendapat....
a. Association for electrronic commerce (AEC)
b. Hartman.
c. Kalangan akademis.
d. Peter fingar.
e. Commercenet

9. 1. suplier
    2. distributor
    3. partner
    4. customer
        4 jenis contoh relasi dalam dunia bisnis sebuah perusahaan merupakan pendapat menurut....
a. Association for electronic commerce (AEC)
b. Hartman
c. Kalangan akademis
d. Peter fingar
e. Commercenet

 

10    Ada  4 faktor utama yang menyebabkan terjadinya perubahan strategi dalam pemasaran dalam E-commerce kecuali....
a. Menambahkan produk pembuat.
b. Daur hidup produk
c. Situasi ekonomi
d. Penggunaan media online
e. Posisi persaingan perusahaan di pasar